Cak No, Penjual Nasi Goreng Keliling Sejak Tahun 89

4 08 2008

Barusan, saya membeli nasi goreng keliling yang berjualan di sekitar kost saya. Cak No, nama penjualnya. Bagi anak kost di daerah ngagel, STTS, pasti tahu nih.. :D

Iseng-iseng sambil menunggu pesanan saya matang, saya membuka percakapan. Kira-kira begini : (ditambahin sedikit biar enak dibaca :P )

Saya (S) : “biasanya jualan sampe jam berapa Cak No?”

Cak No (CN): “wah sampe malem mas, jam 2 an…”

S: “pasti habis ya jualannya ?”

CN: “ya ga tentu juga.. kadang habis kadang engga”

S: “jualannya di daerah sini aja Cak No?”

CN : “iya…. nanti pindah ke perempatan depan..”

S: “oo… udah dari kapan berjualannya ?”

CN: “dari tahun 89..”

S: “wow.. udah hampir 20 tahun yah… jualannya juga daerah sini aja ?”

CN: “iya… daerah sini juga, dulu jalannn  terus (berkeliling maksudnya)”

S: “wah.. anaknya berapa Cak No?”

CN: “tiga mas”

S : “sudah gede2 semua ?”

CN: “belum.. paling besar masih SMP, yang paling kecil baru TK”

dst

…..

Rasa masakannya lumayan lah, bisa dikatakan sebanding dengan rasa nasi goreng yang dijual di depot-depot sekitar ngagel (bahkan lebih enak dari nasi goreng beberapa depot disini) .. harganya juga harga anak kost 6000an..

Saya salut dengan Cak No, beliau telah berjualan nasi goreng keliling selama hampir 20 tahun, dan mampu menyekolahkan ketiga anaknya.

Kesuksesan memang relatif bagi setiap orang, tetapi yang pasti kesuksesan tidak dapat diraih dalam waktu sekejap, kita perlu berusaha dengan gigih untuk bisa sukses (mungkin sampai bertahun-tahun seperti Cak No ini). Setiap pekerjaan yang kita punyai pasti bisa membuat kita sukses asalkan kita giat menjalankannya :)

Salut untuk Cak No



Regards,

Dhananjaya





The not so important test

17 07 2008

I‘m just curious to know “who really remember my birthday“, so for this experiment, i’ve set to not showing my birthday at friendster. Unfortunately i forgot to set my facebook account too (i forgot that i had a facebook account).. :P

Last year i got a number of greeting and this year i got two few of them. My conclusion is, “Social networking site is a great way to publish that you are having a birthday. You have to show your birthday date on friendster or other social networking site, to get a birthday greeting from them. “. :lol:

Thanks to all my friends and people that really remember my birthday. :D

Regards,

Dhananjaya





1 Year Review

16 07 2008

Tidak terasa hari ini umur ku sudah 22 tahun…. ;)

Rasanya semua berlalu begitu cepat seperti mimpi. Baru pada peralihan umur ke 22 tahun ini aku benar-benar dapat menyadari pikiranku dan kelakuanku.

Tahun ini aku banyak melakukan introspeksi dan belajar. Banyak pertempuran yang terjadi di dalam pikiranku. Aku coba merangkum apa yang telah aku dapat selama satu tahun ini.

Aku telah belajar untuk melepaskan ‘batu berharga’ yang aku cengkram dengan kuat sehingga mencegahku untuk terbang. Ternyata, tidak selamanya melepaskan apa yang penting bagi kita itu buruk, karena dengan melepaskan hal itu, aku dapat  mengepakkan sayap dan terbang dengan kekuatanku sendiri.  Tetapi yang pasti, melepaskan sesuatu yang berharga itu sangat tidak mengenakkan.

Ternyata selama ini dirikulah yang egois. Aku selalu menuntut orang untuk bertindak seperti apa yang aku mau.  Aku telah banyak berprasangka terhadap orang lain dan menduga-duga, yang pada akhirnya aku tahu bahwa apa yang aku lakukan itu salah.

Ternyata selama ini aku terlalu banyak mengeluh terhadap keadaan di sekitarku. Aku tidak sadar bahwa masih banyak orang dengan keadaan yang lebih buruk.

Aku telah belajar bahwa aku bisa melakukan apapun yang aku mau asalkan aku benar-benar berusaha untuk melakukannya.

Aku telah belajar bahwa aku tidak dapat menilai mayoritas dari suatu minoritas.  Kita tidak dapat mengatakan bahwa sesuatu itu buruk hanya karena terdapat bagian kecil yang buruk.

Aku telah belajar bahwa tindakan yang aku lakukan jauh lebih penting dari kata-kata yang keluar dari mulutku.

Ternyata selama ini musuh yang aku hadapi bukanlah orang lain atau keadaan disekitarku, melainkan diriku sendiri. Aku membiarkan pikiranku berkelana tanpa ada tali yang mengatur arah tujuannya.  Sekarang aku tahu dengan mengontrol apa yang aku pikirkan, aku dapat lebih memahami dan menerima apa yang ada disekitarku.

Ternyata selama ini sifatku masih seperti anak-anak. Pria berumur 21 tahun dengan pikiran seorang anak kecil. Kalau mengingat apa yang aku lakukan setahun lalu, wajar orang lain kesal dengan sifatku.

Ternyata selama ini aku terlalu banyak hidup di masa lalu. Aku harus mulai untuk hidup di masa kini dan mempersiapkan diriku untuk dapat hidup di masa depan.

Terakhir, aku ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orang yang paling berperan dalam hidupku 1 tahun ini. Orang yang selalu aku buat kesal oleh sikap dan sifatku. Orang yang selalu membimbing dan menasihati diriku. Orang yang telah membuka mataku atas keadaan disekitarku. Orang yang aku kagumi dan juga panutanku.

Thanks to you my brother. :D

As my soul heals the shame
I will grow through this pain
Lord I’m doing all I can
To be a better man

Robbie Williams - Better Man

祝我生日快乐。

Wishing me a 22nd birthday

Regards,

Dhananjaya





A cup of coffee

5 07 2008

A group of alumni, highly established in their careers, got together to visit their old University of Notre Dame lecturer. Conversation soon turned into complaints about stress in work and life.

Offering his guests coffee, the lecturer went to the kitchen and returned with a large
pot of coffee and an assortment of cups - porcelain, plastic, glass, some plain looking
and some expensive and exquisite, telling them to help themselves to hot coffee.

When all the students had a cup of coffee in hand, the lecturer said:

“If you noticed, all the nice looking, expensive cups were taken up, leaving behind the plain and cheap ones. While it is but normal for you to want only the best for yourselves, that is the source of your problems and stress.

What all of you really wanted was coffee, not the cup, but you consciously went for the better cups and are eyeing each other’s cups.”

“Now, if Life is coffee, then the jobs, money and position in society are the cups.
They are just tools to hold and contain Life, but the quality of Life doesn’t change.”

Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee in it.”

Regards,
Dhananjaya





Life Is A Gift

5 07 2008

Got from an email…. :D

Life Is A Gift

Today before you think of saying an unkind word - Think of someone who can’t speak.

Before you complain about the taste of your food - Think of someone who has nothing to eat.

Before you complain about your husband or wife - Think of someone who’s crying out to God for a companion.

Today before you complain about life - Think of someone who had a short life.

Before you complain about your children, think of someone who can only dream of having them.

Before you argue about your dirty house, someone didn’t clean or sweep, think of the homeless.

Before whining about the distance you drive, think of someone who WALKS the same distance.

When you’re tired and you complain about your job, think of the unemployed, the disabled and those who wished they had your job.

Before you think of pointing the finger or condemning another, remember that not one of us are without sin and we all answer to one Maker.

And when depressing thoughts seem to get you down, put a smile on your face and thank God you’re alive and still around to enjoy life and the beauty that surrounds us. Thank God for the family and friends who’s companies you enjoy.

Life is a gift: LIVE IT, ENJOY IT, CELEBRATE IT and FULFILL IT !!!

Expecting the world to treat you fairly because you are a good person is a little like expecting the bull not to attack you because you are a vegetarian. We take life as it comes and try our very best to make the most of what we have. It is up to us to make each of our lives worse or better.

A pleasant day to all and may we all cherish today and everyday the most precious blessing that God has given us.

Cheers !!!

Regards,
Dhananjaya